Pertamakalinya Menggulung Roti…

Kegiatan gulung-menggulung makanan sebenernya udah ga asing lagi buat aku, kecuali bolu yah, soalnya masih agak males bikin bolu. Males aduk baliknya itu sih…
Ya, aku cukup sering bikin sushi, dari sini resep roti gulung pun cukup pede aku eksekusi. Tapi sayang, karena waktu itu belom ngerti bener arti kalis dan elastis yang sesungguhnya, juga belum memaknai penyesuaian takaran air dengan kondisi tepung, hasilnya ga terlalu menggembirakan. Rotinya sukses retak. Tekstur jauh dari empuk. Pas dingin, malah tambah seret rasanya. Kering. Okeyes!

image

Inilah si roti retak itu..Ga keliatan, tapi mereka betulan retak😦

Tapi, ga akan belajar kalo ga pernah salah kan. Mengobati rasa penasaran yang membuncah (halah bahasanya :D), kuputuskan untuk hamburin dapur mama lagi, mengeksekusi si roti gulung untuk yang kedua kalinya. Dan hasilnya…tadaa..sukses empuk. Karena kali ini ngulennya betul-betul sampe kalis elastis. Sampe sumringah sendiri liat adonan roti tidak sobek ketika ditipisin hingga nyaris transparan.

Resep rotinya aku pake resep roti empuk yang sudah berhasil aku eksekusi di sini
Tinggal ditambah mayones lalu diberi abon, masing-masing takarannya sekira 250 gr lah, sesukanya aja.
Sedangkan resep aslinya, aku terinspirasi dari sini, terimakasih sebelumnya.
Di situ takaran susu bubuk cuma 1 sdm dan gula pasir cuma 30 gr. Iya, karena resep roti empuk yang aku pake aslinya buat roti manis ya. Sila pilih yang mana suka. Resep rotiku hasilnya sih ga malu-maluin lah. Segigit, dua gigit, tiga gigit, pengen ngunyah terus. Teksturnya yang lembut, empuk dan moist, ditambah citarasa manis gurih, berhasil bikin nagih. Hihihiii *gaya. Tapiiii gatau juga kenapa bentuknya ga set bunder, melainkan lenyot-lenyot kayak begini..??

image

Adakah yang tau, kenapa teksturnya jadi lenyot begini setelah digulung?

image

Kondisi minim cahaya. Abis ujan dan menjelang magrib. Untung ada lampu emergency. Balikpapan gitu kan, mati lampunya suka ga manusiawi. Fiuuh..

Ini apayah, ngebahas roti abon sampe nyinyir ke mati lampu di Balikpapan..

Well, berikut jadi catatan aku pasca eksekusi si roti gulung:
1. Panaskan oven di suhu 200 dercel, api atas bawah.
2. Panggang selama 15 menit. 10 menit pertama tarok di rak tengah, 5 menit terakhir pindahin ke rak paling atas/ hingga permukaannya mencoklat.
Selamat mencoba ^^

@DwiArshi
Ibunya Jamesha Latifah Arsyahadi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s