Resep Roti Empuk (kini menjadi) Andalan

image

Nomnom

Akhiiirrrrrnya bisa bikin roti empuk. Beneran empuk ini, ‘roti bicara’ lewaaat. *SOMBONG #lemparsendalnih

Tanpa banyak bicara, ini resepnya nyontek dari sini, makasi yaaaa yang punya resep *salim

200 gr terigu protein tinggi
50 gr terigu protein sedang
2 sdm susu bubuk
50 gr gula pasir
6 gr ragi instan atau setengah bungkus yang packaging 11 gr
2 kuning telur
100 ml air (sesuaikan kondisi tepung. Kalo aku pemakaiannya bisa cuma 90 ml)
1/4 sdt garam (ga pake karena butterku udah salted)
2 sdm butter suhu ruang/ato margarin (aku coba pake margarin, hasilnya sama empuk, dengan ongkos yang lebih murah cenchunya :D)

Isi:
Parutan keju dan dark chocolate compound sesukanya (aku pake sekitar 50 gr DCC dan 50 gr keju parut)

Polesan:
Aku pake 1 putih telur dari 2 kuning telur tersebut di atas, campur rata bersama 1 sdm susu cair. Cukuplah bikin permukaanya tampak licin mengkilatπŸ˜€

Caranya:
1. Masukkan terigu, gula pasir, susu bubuk dan ragi ke dalam mangkok mixer, aduk rata pake spatula.
2. Masukkan kuning telur, kocok merata
3. Masukkan air sedikit demi sedikit, mixer di kecepatan dua pake kocokan spiral hingga setengah kalis. Masukin butter. Kocok hingga kalis elastis. Elastis ditandai dengan bila adonan ditipiskan hingga nyaris transparan, adonan ga sobek. Apapun resep roti Anda, pastikan kalis elastis.
4. Bulatkan adonan, letakkan dalam wadah yang sudah dioles tipis margarin/ minyak goreng, tutup dengan kain lembab, diamkan selama 1 jam hingga mengembang (sampe 2-x lipat).
5. Kempiskan adonan, ulen lagi sebentar pake tangan aja supaya gasnya keluar semua. Adonan siap dibentuk.
6. Bagi menjadi 8 bagian (kubagi jadi 10 bagian). Bulatkan, pipihkan, beri bahan isi, padatkan, tutup rapat dan dibentuk bulat kembali. Tata di atas loyang yang telah dioles margarin. Diamkan lagi sekitar 1 jam (proofing kedua). Sembari menunggu roti ngembang lagi, panaskan oven suhu 200 dercel, siapkan bahan isi.
7. Oles permukaan roti dengan bahan polesan. Panggang selama 15 menit.

Catatan:
Karena hasil akhir roti ini tampak agak coklat di atas dan masih lembab di bawah, kayanya posisi manggang kudu dipindah ke rak paling bawah, semula di rak tengah. Panggangnya jangan lama-lama ya, nanti rotinya kering keras kayak kukis. Panggang selama 15 menit atau hingga permukaannya kecoklatan. Oven harus sudah betul-betul panas ketika adonan masuk. (yup! Sudah kupraktekkan, panggang di rak paling bawah, api atas bawah selama 15 menit. Klo atasnya udah keliatan coklat, matikan api atas, panggang pake api bawah aja sampe timernya selesai).
Jika ngulen pake tangan, lumuri tangan dengan tepung, taburi meja kerja dengan tepung biar ga lengket. Inget, tepung buat lumur dan tabur dikit aja ya, hanya supaya ga lengket aja. Jangan kebanyakn, nanti rotinya karaaasss.
Pastikan adonan tertutup rapat ketika sudah diberi bahan isi. Caranya, pas ditutup, pake gerakan cubit- cubit gitu sampe betul- betul melekat. Adonan kalis elastis sempurna, biasanya mudah dibentuk.

image

Pas kena panas oven, roti langsung tambah gendud dan bahenol begini :))

image

Kalo Papanya Jamesha nemu coklat meleleh begini di dalam sepotong roti hangat yang baru keluar oven, ga mungkin cukup 1. Peace, Pah!

image

Si sedap yang habis dalam sekejap

@DwiArshi
Ibunya Jamesha Latifah Arsyahadi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s